Langsung ke konten utama

ide seandainya

SEANDAINYA MEMILIKI UANG 1 JUTA, 5 JUTA, dan 10 JUTA

Dosen Pengampu :
Dr. H. Dian Patria, SE. MA.

Disusun Oleh    :

Muhammad Cholil     B1061151011

 










PRODI EKONOMI ISLAM
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PONTIANAK
2016




3 (Tiga) jenis usaha seandainya memiliki modal satu juta.


Usaha katring NARKOBA halal (Nasi Goreng Kecap Original Balado)

Nasi goreng memang kelihatannya tidaklah susah, tapi juga perlu pengalaman dalam hal meracik bumbu apalagi nasi goreng tersebut banyak inovasinya misalnya yang saya akan buat ini yaitu nasi goreng yang mempunyai tiga rasa dalam satu porsi atau juga bisa dipisah tergantung pada pemesanan yaitu dengan rasa nasi goreng kecap, nasi goreng original, dan nasi goreng balado.Nasi goreng menu yang terakhir yaitu nasi goreng balado nasi goreng jenis ini kami memberikan tingkatan level rasa kepedasannya bagi konsumen yang mencintai rasa pedas, kami member sampai level tujuh, kenapa hanya sampai level tujuh. Tujuh mempunyai filosofi tersendiri bagi kami, jadi kami melayani pesanan konsumen yang mau menu apa dan sampai level berapa.
Usaha ini kami hanya membutuhkan modal sekitar satu juta, untuk membeli peralatan penunjang,bahan habis pakai, dan pelengkap lainnya seperti: beras, rempah\rempah, termasuk kecap cabai dan lain sebagainya, untuk peralatan penunjang seperti kompor, wajan, tabung gas sebagai penunjang utama kami sudah memilikinya, karena ini usaha katring maka perlu kotak atau bungkus untuk bnasi goreng tersebut jadi jika usaha ini terus berkembang maka kami akan membuka seperti lesehan.
Omzet diperkirakan sangat menjanjikan karena pangsa pasar bisa diterima masyarakat banyak, dengan menciptakan rasa yang khas membuat nasi goreng ini diminati, Nasi goreng ini di jual per bungkus dengan harga Rp 6.000. jika dalam sehari bisa terjual 20 bungkus, berarti dalam sehari mendapat Rp 120.000 x 30 hari dalam sebulan = 3.600.000, sedangkan untuk modal pembuatan nya dalam sebulan hanya sekitar Rp 2.100.000 berarti Rp.1.500.000 keuntungan bersihnya.
Untuk target yaitu kantin-kantin sekolah, kampus, dan juga masyarakat umum lainnya, kami juga akan mempublikasikannya lewat social media, internet jadi jika yang punya hajatan juga bisa langsung memesan seperti syukuran, ulang tahun dan hajatan-hajatan lainnya. Dan jika pada malam hari kami akan membuka usaha kami disekitar halaman rumah yang kami tinggal saat ini karena berhubungan tempat kontrakan kami berada pada tepi jalan ini suatu letak yang sangat startegis dimana oarang-orang ramai berlalu lalang tentu ini bisa menjadi alternative untuk pemasaran produk kami, karena berhubungan siang hari kami kuliah jadi ketika malam hari setidaknya bias mencoba menjalankan sekaligus merintis usaha dengan keberanian dan mental sebagai penyaluran sikap entrepreneurship yang menjadi cita-cita dan tentu mencari pengalaman baru dalam dunia usaha tidak hanya harus menunggu modal yang banyak tetapi modal dari mental, tekat, berani mencoba dan tidak takut gagal karena pengusaha dimulai dari sekarang bukan dari modal besar dari modal keberanian untuk mencapai kesuksesan dan agar bisa jika terus berkembang membuka lapangan pekerjaan.
Usaha keripik pakis

Keripik atau kerupuk sangat digemari masyarakat apalagi sebagai teman santapan makan nasi, tidak jarang kebanyakan orang setiap makan pasti selalu ditemani yang namanya keripik atau kerupuk. Kerupuk layaknya makanan yang sudah tidak terpisahkan antara nasi sebagai lauk atau cemilan yang murah meriah, enak, dan mudah ditemukan. Tak jarang kita jumpai setiap warung-warung makan kita jumpai yang namanya keripik dan banyak sekali jenis-jenis keripik sekarang ini telah beredar dikalangan para konsumen, tetapi masih jarang kita jumpai keripik vegetarian yang dikombinasikan dengan sayur-sayuran.
Jadi disini saya akan membuat terobosan baru yaitu membuat keripik dari tumbuhan pakis yang banyak kita jumpai di daerah-daerah desa tanah gambut, dan juga penyuplai kepasar sangat banyak kita jumpai yang namanya sayur pakis. Membuat keripik pakis tidaklah susah, sama dengan hal nya dengan membuat keripik jenis-jenis lainnya, yaitu dengan campuran tepung beras, tepung gandum, dan rempah-rempah untuk pembuatan keripik pakis dan tentu bahan utamanya yaitu pakis.
Jadi disini keripiknya seperti rempeyek yang biasa kita nikmati di warung-warung terdekat yang ada disekitar kita.
Omzet diperkirakan sangat menjanjikan karena pangsa pasar bisa diterima masyarakat banyak, dengan menciptakan rasa yang khas membuat keripik ini diminati, keripik ini di jual per bungkus dengan harga Rp 2.000. jika dalam sehari bisa terjual 30 bungkus, berarti dalam sehari mendapat Rp 60.000 x 30 hari dalam sebulan = 1.800.000, sedangkan untuk modal pembuatan nya dalam sebulan hanya sekitar Rp 900.000 berarti 50% persen keuntungan bersihnya.
Agar usaha ini terus berjalan dengan lancar kami akan terus konsisten untuk mengembangkan dan terus berinovasi untuk membuat keripik-keripik terobosan baru agar menciptakan rasa dan kualitas yang sempurna dan bisa tetap diterima dilidah masyarakat banyak.
           





Usaha LAMPION HERBAL  DARI “BAMBERS”(Bambu & Barang Bekas)







Kerajinan adalah suatu kreatifitas yang tidak dimiliki oleh semua orang, oleh sebab itu beruntunglah bagi orang yang mempunyai nilai seni yang bisa menyulap dari barang bekas yang tidak terpakai menjadi barang-barang yang berkualitas tinggi dan mempunyai nilai seni tersendiri dan layak untuk dipasarkan karena mempunyai nilai jual yang menguntungkan dan yang pasti bisa membuat penghasilan dan menjadi usaha tetap jika tekun menggelutinya. Karena jika dilihat saat ini memang banyak barang bekas disekitar kita seperti botol plastic air mineral, dan lain sebagainya belum terlalu dipedulikan bagi sebagian orang kecuali setelah sampai ditempat pembuangan sampah baru barang bekas tersebut diambil oleh para pemulung untuk dikumpulkan lalu dijual ke tempat pengepul untuk didaur ulang lebih lanjut, tapi tidak sama dengan halnya jika kita lihat dikampus dan tempat umum lainya kebanyakan sampah seperti botol plastic masih sangat kecil untuk dibuat kerajinan yang unik, menarik, dan mempunyai nilai jual. Maka dari sini la ide kami muncul dengan bermodalkan keterampilan yang kami miliki kami mencoba untuk membuat hal yang sudah tidak dipakai menjadi barang yang dicari konsumen yaitu kerajinan lampion dari bambu dan barang bekas  yang kami kombinasikan dengan taburan rempah-rempah agar ketika dinyalakan beraroma yang khas, sehat, dan unik.
Lampion sering digunakan untuk perhiasan dalam acara-acara hiburan sebagai pelengkap dan ada juga sebagai perhiasan untuk dirumah, kamar, ruang tamu dan tempat-tempat pribadi lainya. Ilmu ini sebelumnya kami dapatkan waktu masih sekolah SMA yaitu tugas untuk membuat kerajinan tangan yang modern ternyata dengan ide kami ini kami memenangkan juara satu dalam tugas dan lomba itu. Dengan kreativitas yang tinggi kami mencoba mengembangkan denagn melihat permasalahn yang ada untuk sebagai peluang usaha yang menjanjikan jika terus dikembangkan.
Satu lampion kami tarif dengan harga berfariasi tergantung tingkat kesulitannya berkisar antara Rp 20.000 sampai 200.000 dan bisa meraih untung skitar 50% dari harga tentu hal ini sangat menjanjikan tetapi juga tergantung pemesanan jika banyak kami akan mengurangi harga sesuai dengan kesepakatan. Untuk pembuatannya kami hanya memerlukan bahan baku seperti botol-botol bekas, lem fox, gunting, karter, kertas karton, cat/pewarna, serbuk rempah, kabel, terminal, lampu, colokan, tali dan kertas transparan.
Langkah pembuatannya yaitu bahan baku dibersihkan,diberi pola sesuai keinginan lalu dipadukan dengan kreasi seperti kertas karton, sebagai pelengkap lalu di lem, terus diberi warna dan dilapis lem lagi terus ditaburi serbuk rempah sesuai keinginan dan langkah terakhir pemasangan lampu lalu jadi siap dipasarkan begitu kira-kira gambaran secara singkat tentang pembuatan lampion herbal dari bambers tersebut yang unik dan juga bermanfaat dari aroma lampion tersebut jika di nyalakan. Seperti serbuk teh hijau yang bisa membuat segar, dan lain sebagainya.
3 jenis usaha seandainya memiliki modal 5 juta.

Industri sirup rumahan (sirkel) sirup kelapa




Usaha ini akan saya coba karena berawal dari melihat bahwa air kelapa yang banyak penggemarnya karena rasanya yang manis, sehat dan menyegarkan dan juga didesa tempat saya tinggal banyak sekali kelapa karena mayoritas masyarakatya bermata pencaharian berkebun dengan kelapa kopra, jadi saya lihat banyak sekali air kelapa yang terbuang jika pas panen, karena untuk pembuatan kelapa kopra yang diambil hanya isi kelapanya, jadi kebanyakan airnya terbuang maka dari itu saya akan berinisiatif bahwa dari air kelapa tersebut bisa diolah menjadi sirup yang menyegarkan dan bisa menembus pangsa pasar yang sangat menjanjikan.
Untuk pembuatan sirup air kelapa tersebut hanya diperlukan air kelapa yang masih benar-benar fres jadi akan menghasilkan kualitas yang baik dan perlengkapan lainnya adalah gula pasir, ember plastik, corong plastik, dan kain untuk penyaringan sirup kelapa tersebut. Langkah pertama air kelapa dimasak beserta gula dan ditambahkan pasta lalu di masak sampai benar-benar masak agar tahan lama karna sirup ini tidak menggunakan bahan pengawet, setelah selesai maka masuk ketahap pengemasan yaitu dengan menyaring sirup tersebut lalu dikemas kedalam botol-botol dan pemberian label lalu siap dipasarkan, sirup kelapa tersebut tidak hanya satu farian rasa tetapi juga memiliki empat rasa original, vanilla, coco pandan dan strawberry. Untuk ketahanan sirup ini memang tidak terlalu tahan lama sekitar empat sampai lima hari saja karena tidak menggunakan bahan pengawet.
Untuk harga Rp 12.000 perbotol jika pembelian secara dus, jika pembelian secara eceran harganya ditarif Rp 15.000 per botol. Sirup ini bisa dinikmati sekeluarga ataupun bisa untuk acara-acara resmi dan sebagainya. Jadi dengan begitu sirup ini bisa diterima dikalangan masyarakat dan bisa mengahsilkan omzet yang menjanjikan dengan keuntungan yang besar karena bahan bakunya tidak susah dan murah untuk didapat dengan rasa dan khasiat yang enak dan bermanfaat.







Usaha kulakan souvenir-souvenir dari barang bekas




Saat ini banyak sekali kita jumpai souvenir yang beredar dipasaran untuk kebutuhan pernikahan, dan acara-acara lainnya. Usaha menjual souvenir sangat berprospek, kebutuhannya yang cukup besar misalnya menjelang musim pernikahan tiba para pengerajin atau penjual souvenir ketiban rezeki gede. Souvenir merupakan barang aksesoris berukuran kecil yang biasanya diberikan kepada orang lain sebagai tanda kenangan. Hal ini yang menyebabkan saya mendapat ide untuk memulai bisnis ini, karena melihat target pasarnya yang bisa diperhitungkan yang penting bagaimana  cara produksi yang mampu bersaing dengan produk-produk lainnya. Maka dari itu saya menggunakan barang bekas selain efisien, mudah bahan bakunya, dan gampang mengkreasikannya, apa lagi di pontianak banyak kita jumpai pengrajin souvenir yang unik-unik. Jadi di sini saya bisa langsung membuat atau produksi sendiri dengan keterampilan yang ada dan juga bisa melihat panduan-panduan cara pembuatan souvenir, juga bisa membeli dari tempat-tempat pembuatan tersebut lalu dipasarkan kembali.
Saya bisa mencari link dari luar pontianak seperti daerah-daerah pulau jawa yang banyak sekali pengrajin souvenir yang kreatif, setelah itu tinggal bagaimana kita mengelola bisnis yang kita jalankan tersebut. Untuk souvenir tidak hanya souvenir pernikahan saja tetapi saya juga punya ide bahwa juga bisa menjual souvenir ATK, dan sebagainya.
Untuk perkiraan modal lima juta rupiah untuk pemula bisa mengimbangi, karena jika membuat sendiri bearti perlu alat-alat untuk produksi dan jika untuk pemesanan ke luar pulau bearti modalnya agak besar karena tarif biaya barang dan onkos kirimnya. Untuk omzet bisa mencapai 80% dan keuntungan 40% keuntungan dan 20% untuk antisipasi menambah produksi.    
Target pasar sangat menjanjikan karena banyak yang membutuhkan apalagi jika produk yang kita pasarkan ini unik, harga terjangkau, kualitas yang baik maka akan mudah berjalan dengan apa yang diharapkan.
     








Es krim tepung ubi/ ketela




Es krim, sangat diminati semua kalangan baik remaja, orang dewasa, apalagi anak-anak. Apalagi saat ini banyak sekali kreasi untuk pembuatan es krim dengan berbagai farian rasa sehingga membuat pangsa pasar sangat bersaing, walau demikian es krim tetap diminati, saat ini banyak kita jumpai produksi es krim yang bahan bakunya sangat mahal dan juga ada beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab menggunakan dengan kecurangan yaitu mencampurkan dengan bahan-bahan kimia agar tahan lama, tentu hal ini sangat tidak baik untuk kesehatan jika sampai dikonsumsi oleh tubuh manusia.
Jadi saya disini mencoba untuk membuat produk es krim dari bahan baku tepung singkong atau ubi karena bahan baku ini mudah ditemukan juga murah meriah dan tidak menurunkan kualitas rasa dan produk.
Cara pembuatannya pun tidaklah susah sama dengan pembuatan es krim lainnya, adapun cara pembuatannya sebagai berikut:
Bahan : tepung singkong,kelapa, diambil santannya,  gula, air, susu kaleng.
Cara membuat:
Ø  Rebus tepung singkong dan air. Tambahkan gula dan susu cair sambil diaduk rata sampai kental.
Ø  Satelah adonan mengental diangkat dari kompor kemudian ditambah santan.
Ø  Dalam keadaan dingin adonan dimasukan dalam plastik besar kemudian dimasukan kedalam freezer selama kurang lebih satu malam.
Ø  Setelah adonan menjadi es batu adonan dipecah-pecah kecil dengan pisau kemudian dihaluskan menggunakan mikser atau blender lalu siap di pasarkan ataupun di dingin kan dalam tempat-tempat jadi tinggal dipasarkan dan siap dijual.
Perkiraan omzet sangat menjanjikan jika usaha ini berjalan karena dilihat dari target pasarnya yang banyak peminatnya jika dalam sehari bisa menjual 50 buah dengan harga per buah Rp 5.000, berarti per hari Rp 250.000 jadi total nya satu bulan Rp 7.500.000 dengan rincian modal perbulan diperkirakan Rp 4.000.000 berarti keuntungan Rp 3.500.000 per bulan.
           






3 jenis usaha bermodalkan 10 juta

Usaha MARNI (Maratabak Mini)
Saat ini banyak sekali makanan yang beredar dipasaran dengan macam model, rasa, yang unik, menarik sehingga menambah minat konsumen yang juga sebagai kebutuhan, apalagi dalam bidang kue banyak sekali kreasi yang inovatif contoh misalnya kue yang diminati banyak kalangan masyarakat yaitu martabak, kue ini selain sangat enak mengenyangkan dengan harga yang pas dikantong para konsumen.
Jadi saya melihat peluang untuk mencoba untuk mengkreasikan dengan mencoba membuat trobosan yaitu martabak mini walaupun martabak mini sudah telah banyak beredar, tapi saya akan mencoba membuat seunik mungkin sehingga sampai-sampai orang tidak tega mau memakannya, tentu hal ini menjadi poin pertama sebagai tahap pengenalan kepada konsumen agar mampu bersaing dengan produk martabak lainnya.
Untuk pembuatannya sama dengan cara pembuatan martabak pada umumnya yaitu tepun terigu, gula, pengembang makanan, dan campuran rasa-rasa sebagai toping martabak tersebut yang membedakan hanya ukuran dan campuran rasa yang banyak jenisnya dan juga tampilannya yang unik dan menarik.
Untuk modal diperkirakan karena merintis dari awal yaitu pembelian grobak, kompor, dan alat-alat pembuatan lainnya yang diperlukan berkisar Rp 7.000.000 an. Tetapi jika usahaini sudah berjalan dengan baik maka tidak perlu modal yang besar karena alat penunjangnya sudah ada tinggal yang diperlukan bahan habis pakai saja.
Untuk omzet dengan modal awalnya Rp 7.000.000 an dalam satu bulan akan telah kembali, karena jika dalam sehari mampu memproduksi 100 buah dan habis terjual dengan harga per buah Rp 3.000, dalam sehari mendapat  Rp 300.000 x 30 hari = 9.000.000,- tentu usaha ini sangat menjanjikan.
           





Usaha PANIK (Parcel Unik)
Menjelang perayaan lebaran, masyarakat mulai mencari keperluan untuk memeriahkan hari lebaran. Dari mulai baju lebaran, kue kering lebaran, hingga parcel lebaran banyak dicari orang menjelang hari raya. Budaya saling mengirimkan parcel lebaran ternyata dapat mendatangkan untung bagi para pelaku usaha bisnis parcel. Omset yang diperoleh pun dapat meningkat bahkan hingga mencapai 100% menjelang hari raya tiba. Tidak hanya untuk hari raya karena parsel juga biasa digunakan pas acara pernihan, acara resmi lainya.
Target utama bisnis parcel lebaran adalah masyarakat umum yang merayakan hari raya Idul Fitri. Namun masyarakat umum juga dapat menjadi sasaran pasar bisnis tersebut, dengan adanya budaya mengirimkan parcel kepada saudara dan kerabatnya pada saat peringatan hari raya. Selain masyarakat individu, bisnis parcel lebaran juga menjadikan perusahaan – perusahaan swasta sebagai target pasar yang memiliki prospek pasar cukup besar. Karena biasanya perusahaan swasta memberikan bingkisan parcel lebaran kepada para karyawannya.
Kebanyakan parcel lebaran berisi makanan ringan dan minuman kemasan, namun seiring dengan berjalannya waktu kini parcel lebaran variasinya mulai meningkat berisi perabot rumah tangga seperti barang pecah belah. Harga parcel lebaran yang ada di pasaran juga bervariasi, dari mulai puluhan ribu bahkan ada pula yang mencapai harga hingga juataan rupiah, itu semua tergantung dengan ukuran dan isi parcel yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Untuk pemasaran bisnis paket lebaran, dapat dicoba dengan cara – cara berikut :
  1. Memasarkan langsung, kepada rekan – rekan dekat Anda. Atau dapat juga memasarkan secara door to door untuk wilayah sekitar rumah Anda
  2. Dapat juga dipasarkan dengan cara menitipkan produk parcel Anda, ke beberapa toko atau supermarket yang menjual paket parcel lebaran
  3. Cara yang ketiga yaitu dengan menawarkan paket parcel Anda ke perusahaan swasta, coba tawarkan melalui manajemennya. Agar Anda dapat membantu menyediakan parcel lebaran untuk semua karyawan perusahaan tersebut
  4. Cara yang keempat yaitu dengan memasarkannya melalui internet. Jangkauan internet yang luas, dapat membantu Anda memesarkan paket parcel lebaran hingga mencakup pesanan dari berbagai daerah.
Omzet diperkirakan sangat menjanjikan karena pangsa pasar bisa diterima masyarakat banyak. Parcel ini di jual per bungkus dengan harga Rp 300.000. jika dalam sehari bisa terjual 10 bungkus parcel, berarti dalam sehari mendapat Rp 3.000.000 x 30 hari dalam sebulan = 9.000.000, sedangkan untuk modal pembuatan nya dalam sebulan hanya sekitar Rp 4.600.000 berarti 50-40% persen keuntungan bersihnya.



Usaha JASFOOD (Juragan Agen Sea Food)
Di Indonesia, makanan laut atau biasa disebut sea food adalah termasuk makanan yang banyak digemari orang.  Tidak hanya di Indonesia saja, bahkan di luar negri sea food menjadi primadona di bebagai negara. Bagi kita yang bertempat tinggal di Indonesia dimana mayoritas beragama islam, tersedia target pasa yang luas mengingat di dalam islam, masalah halal haram tidak jadi masalah untuk makanan laut karena semua makanan yang berasal dari laut itu halal. Bagi yang jeli melihat peluang, hal ini bisa menjadi peluang usaha yang sangat menguntungkan. berikut ulasan mengenai peluang usaha seafood.
Semua orang bisa menjadi target konsumen kita. Tentunya orang – orang yang tidak memiliki masalah dengan sea food, seperti alergi, vegetarian, dan sebab – sebab lainnya.

Jika kita berfikir bahwa modal bisnis ini mahal, karena pasti berbentuk restoran, anda patut menyimak atikel ini sampai habis. Tentu saja jika usaha sea food anda berbentuk restoran akan memberikan nilai tambah bagi pelanggan berupa kenyamanan akan tetrapi jika modal anda tidak terlalu besar, anda sebaiknya jeli dalam memilih tempat karena kita juga bisa memulainya dengan berjualan sea food di pinggir jalan.
Hal pertama yang harus anda siapkan adalah kolam yang mudah dibawa karena tempat kita bejualan tidak pemanen. Sediakan beberapa kolam untuk memisahkan masing masing jenis hewan untuk menghindari kematian. Hal ini juga difungsikan agar pelanggan bisa memilih sendiri makanan yang ingin dimakan dan kesegaran hewan yang terjaga karena hewan masih hidup ketika akan dimasak.
Selanjutnya kita juga harus melengkapi peralatan seperti jaring, meja, kursi, dan peralatan makan. Jika anda tidak punya waktu untuk memasak makanan atau anda bahkan tidak bisa memasak, ada baiknya anda mempekerjakan pegawai yang bisa memasak sea food.
            Untuk omzetnya usaha ini sangat menjanjikan karena harga yang kita beli dari tempat pelelangan dengan harga murah dan bisa kita jual kembali lagi dengan harga yang lumayan tinggi.

 


Komentar